Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula. Jamur tiram merupakan tumbuhan jamur yang aman untuk dikonsumsi, selain itu jamur tiram memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita sebagai meningkatkan kekebalan tubuh. Jamur tiram ini sering berkembangbiak pada ranting pohon yang hampir busuk dan pada tempat yang lembab.
Pada sekarang ini jamur tiram telah banyak dibudidayakan oleh masyarakat, selain jamur tiram memiliki rasa yang enak, jamur tiram juga memiliki nilai ekonomis yang menguntungkan untuk di jual. Cara budidaya Jamur tiram terbilang tidak terlalu sulit untuk dijalankan, bahkan anda dapat menjalankan bisnis ini dirumah anda dengan cara budidaya yang sederhana.

Baca juga: Pertanian Hidroponik, Sukses Hasilkan Puluhan Juta di Lahan Sempit
Cara Budidaya Jamur Tiram Sederhana;
Berikut ini adalah cara budidaya jamur tiram secara sederhana yang dapat anda praktikan langsung dirumah anda dengan peralatan sederhana;
1. Bibit Jamur Tiram Berkualitas
Langkah yang pertama adalah memilih dan menyiapkan bibit jamur tiram yang berkualitas. Dalam budidaya jamur tiram sangat penting untuk anda memilih bibit jamur yang berkualitas baik, hal ini akan mempengaruhi dengan pertumbuhan jamur tiram anda.
2. Menyiapkan Rumah Jamur

Langkah yang kedua yaitu anda harus menyiapkan rumah jamur atau kumbung. Rumah jamur yaitu bangunan atau ruangan yang digunakan untuk menyimpan baglog. Rumah Jamur kumbung dapat dibuat dari kayu atau bambu yang diberikan rak untuk menjadi tempat baglog.
3. Menyiapkan Baglog
Baglog adalah media yang berisikan dari serbuk gergaji kayu, bekatul, dan kapur yang dimasukan kedalam kantong plastik baglog dan disimpan diatas rak dari kumbung yang telah dibuat untuk menanam jamur tiram.

Baca Juga: Peluang Bisnis Pertanian di Indonesia dengan Modal Kecil
Sebelum penanaman jamur tiram, baglog harus bersih dari kotoran dan telah dilakukan pengapuran serta penyemprotan fungisida pada kumbung. Agar pertumbuhan jamur dapat maksimal, baglog harus anda rawat terlebih dahulu seperti, penyiraman untuk menjaga kelembaban pada baglog sekitar 17-23 celsius.
4. Memanen Jamur
Setelah satu atau dua minggu dari pembukaan tutup baglog, jamur dapat dipanen. Pada umumnya dalam satu baglog dapat dipanen hingga 6-8 kali tergantung perawatan dari anda, dan berat sekitar 0,8 kg dalam satu baglog. Masa panen jamur tiram tidak dapat dilakukan secara terlambat, hal ini akan menyebabkan jamur berwarna kekuningan atau kecoklatan dan akan terlihat layu.
Itu tadi lah penjelasan dari cara budidaya jamur tiram untuk pemula, mudah dan lengkap. Jika teman-teman ada pertanyaan dan saran mengenai cara budidaya jamur tiram untuk pemula, silahkan tulis dikolam komentar, semoga artikel ini dapat bermanfaat, terimakasih.